Jatuh Cinta?

"Apalah arti memiliki, ketika diri kami sendiri bukanlah milik kami?" -Rindu, Tere Liye Sejujurnya, aku selalu menghindari bahasan tentang pacaran. Hal ini berdampak dengan malasnya untuk menuliskan apapun yang berkaitan dengan cinta antar-remaja. Atau dewasa muda? Ku dengar seorang guru menyebutku begitu di umur yang sekarang. Tapi kali ini, aku tak ada ragu. Sebuah pengalaman …

Continue reading Jatuh Cinta?

Advertisements

Cinta Bukan Perihal Memanjakan!

Dan ku sambut pergantian hari dengan satu pemahaman: Cinta bukan perihal memanjakan. Kepada Allah, aku banyak permintaan. Salah satu permohonan yang selalu ada dalam doaku adalah semoga Allah Yang Maha Kuat selalu menguatkanku. Sejauh yang ku ingat, aku memulai doa ini selepas belajar perihal Asmaul Husna. Aku mulai membiasakannya meski kala itu rasanya tak terlalu …

Continue reading Cinta Bukan Perihal Memanjakan!

Juni, 2016

Di sudut kota yang hening berkawan hujan Bulan Juni, ada sepenggal cerita umpama kopi terbaik buatan petani yang ketika disajikan, lupa menaruh gula. Kisah tentang dua manusia yang berdiri bersisian, dengan batas tak kasat mata tinggi menjulang. Kisah tentang pertemuan demi pertemuan menuju pembiasaan, sebelum perpisahan. Kisah tentang... Ah, bacalah catatan terakhirnya saja. Mungkin kelak …

Continue reading Juni, 2016

Mereka

Kemarin, kau datangi mejaku Di sudut kelas dengan pencahayaan yang kurang Karena jujur saja, di luar hujan sedang riang Ku beri namaku Dan kisah tiga tahun dimulai Aku masih mereka-reka Sihir yang kau manterakan berupa apa? Satir, memaksa tangis menguap diembus tawa Menarik kesah melebur dijerat canda Jatuh dan tersungkur Kadang rapuhku menggeliat Aku tak …

Continue reading Mereka