Cinta Bukan Perihal Memanjakan!

Dan ku sambut pergantian hari dengan satu pemahaman: Cinta bukan perihal memanjakan.

Kepada Allah, aku banyak permintaan. Salah satu permohonan yang selalu ada dalam doaku adalah semoga Allah Yang Maha Kuat selalu menguatkanku.

Sejauh yang ku ingat, aku memulai doa ini selepas belajar perihal Asmaul Husna. Aku mulai membiasakannya meski kala itu rasanya tak terlalu mendesak.

Lambat laun, semakin beranjak dewasa ku dapati diriku berhadapan dengan berbagai masalah. Perihal persahabatan, studi, futur, beragam, dari masalah yang terbilang sederhana hingga masalah yang melukai hatiku sangat dalam.

Lalu, tiba masa di mana aku mengadu nyaris setengah protes pada-Nya, “Ya Allah, aku lelah sekali…”

Dan pemikiranku malam ini adalah, boleh jadi semua masalah ini jawaban dari doa yang selalu ku mohonkan sejak dulu. Kau setuju?

Ketika ku pinta pada Allah untuk selalu menguatkanku, untuk menjadikanku wanita yang tegar, Dia tak lantas meniadakan masalah dalam hidupku. Pun tak serta-merta membuat hari dan mimpi-mimpiku jadi bebas hambatan. Justru Allah membimbingku menjadi kuat dengan menghadirkan masalah sedikit lebih kompleks dari yang pernah ku hadapi sebelumnya.

Ah, ternyata cinta itu begitu, ya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s