2018 dan Sisa Usia ke-18!

Aku baru saja memanggil memori tentang diriku tepat setahun yang lalu. Seorang gadis yang berbulan-bulan menantikan KTP untuk dipamerkan sebagai salah satu tanda sah beranjak dewasa, di penghujung masa SMA-nya. Jelas, anak SMA dengan mengantongi jutaan mimpi dan semangat meletup-letup demi mengenakan almamater tercinta.

Sejujurnya, aku malu pada diriku di primordial perkuliahan ini. Aku selayaknya menjadi semakin bocah, bukan semakin dewasa, namun justru semakin takut bermimpi. Bukankah seharusnya anak-anak adalah pemimpi paling berani?

Aku malu pada diriku. Sungguh. Tapi, marilah sejenak biarkan aku menerimanya. Berhenti kecewa dan mulai perbaikan. Aku belajar percaya perihal terlambat yang tak akan menghambat selama tekad masih melekat kuat. Meski tersisa tak seberapa, setidak-tidaknya masih ada.

Jadi, mari membuat resolusi lagi, little fighter! Mari bermimpi lagi. Mari menjadi seorang yang semangat dan penuh ambisi, seperti dulu… Karena mudamu perlahan akan berganti. Maka bijaklah dan mulailah menggoreskan lika-liku kisah paling melegenda versimu sendiri. 2018, let’s do this.

 

***

Ps. Sebuah reminder pribadi di masa pencarian jati diri. Barangkali berguna bagi kalian, muehehe. Akhirnya, doakan aku, ya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s