Seperti Elang dan Pesawat

Seekor elang baru saja melintas di depan pandanganku. Bebas sekali, sepertinya. Tiba-tiba anganku kembali pada mimpi-mimpi kecil nan jujur yang pernah kucitakan.

Ah, sekarang giliran sebuah pesawat yang gagah melintas dari arah berlawanan beratus meter di atas elang tadi. Sepertinya Tuhan hendak mengingatkanku tentang angan lepas yang pernah ku damba sekali.

Seperti elang dan pesawat yang terbang bebas… lepas… Jauh di atas sana.

Sedang aku di sini, uring-uringan dan  tak henti bergulat setengah mati dengan keluhan.

Dear future me,
Maafkan diriku yang kekanak-kanakkan.
Maafkan diriku yang lupa pernah menginginkan bebas lepas selayaknya elang dan pesawat terbang.
Maafkan aku yang meninggalkan
berjuta harapan.
Maafkan diriku yang lemah!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s