Sebentar

Untuk sebentar, kamu akan terpuruk dalam bertubi-tubi masalah dan kegagalan. Dan tanpa sengaja, di saat yang sama kamu menyakiti orang lain. Butuh penyemangat, namun justru dihakimi di waktu yang sama sekali tidak tepat.

Untuk sebentar, kamu akan kecewa pada dirimu sendiri. Sebab kegagalan yang kamu produksi, atau sakit hati orang yang meski jelas tak kau sengaja.

Untuk sebentar, tak ada seorangpun yang memahami sedihmu. Pun susah payahnya kamu untuk terlihat baik-baik saja. Tak ada yang mengerti. Yang mereka tahu, kamu gagal… Dan kamu jahat.

Bukan salah mereka, tentu saja. Orang-orang berhak berasumsi sebagaimana kamu berhak membela diri.

Aku tak ingin turut menjadi hakim, mengatakan bahwa mereka yang tak mengerti bukan teman yang baik. Aku hanya ingin mengingatkanmu saja, bahwa ini hanya sebentar…

Teruslah berusaha untuk terlihat baik-baik saja hingga kau benar telah baik-baik saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s