Nyanyian Maba

Ku kira
Malam di Jogja pun riuhnya suasana Universitas Gadjah Mada, tak akan mampu memalingkan pikiranku dari indahnya masa SMA

Ku kira
Sahabat hanya terdefinisi di sana. Dan perkuliahan hanya sebatas gubug penuh ambisi, emosi, dan individualisme mahasiswa yang melukai

Nyatanya, paradigmaku salah
Ekspektasiku sekarang membuncah

Geofisika…
Membuatku jatuh cinta tiada hentinya

Tugas yang menggunung
Juga deadline yang menggila
Awalnya hanya menawarkan amarah dan keluh kesah

Seiring tenggelamnya senja-senja
Diam-diam, paradigmaku bergeser tanpa suara

Di sini, aku bertumbuh
Mendewasa
dan perlahan semakin bijaksana

Lelah memang lelah
Muak pun di ujung lidah

Tapi mimpi-mimpiku telah menanti di ujung pandangan
Tentu sayang jika ku gadaikan, bukan?

Api perjuangan baru dikobarkan
Dan sejarah keberhasilanku, baru hendak dilukiskan

Bagaimanapun besok
Aku akan merindukan lelah dan keluh kesah ini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s