Mengapa

Mengapa kita terbiasa bertanya tanpa terlebih dahulu membaca?

Mengapa kita terbiasa menghakimi apa-apa yang kita pikir kejahatan, tanpa mencari tahu sesuatu bernama alasan?

Mengapa kita kerap menuntut dimengerti tanpa kerelaan untuk menjelaskan?

Mengapa kita marah tanpa memberitahu bagian mana yang salah?

Mengapa kita menuntut kejujuran lalu berontak saat kejujuran seseorang tak sesuai pengharapan?

Ah, mengapa kita tumbuh menjadi begitu tak acuh dan egois begini?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s