Ada

Dan lagi, siklus berulang. Bahkan berkali-kali hanya dalam kurun waktu sebulan. Pada akhirnya, yang tersisa adalah yang benar-benar berniat untuk ada. Ya, sekadar ada. Karena nyatanya, keberadaan lebih bernilai dari benda-benda atau aksara, bukan? Aku baru menyadari itu sekarang. Hei, setidaknya aku menyadarinya walau telat.

Maka jika kau memiliki satu, dua, atau banyak orang di sisimu, terlebih yang masih di sana bagaimanapun juga baik-burukmu, bersyukurlah. Aku mengatakan ini bukan untuk menyaingi bijaknya kutipan yang ada di media sosial. Aku mengatakannya karena aku pernah mengalaminya. Mahal, langka, juga berharga. Mungkin itulah definisi terbaik untuk mereka yang masih di sampingku saat ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s