Suara Anak SMA

Mungkin ‘labil’ adalah kata yang terlintas di benak sebagian orang ketika mendengar kata ‘anak SMA’. Sejujurnya tidak salah. Pun tidak benar seratus persen, hehehe.

Sebagai introvert, aku menyimpan begitu banyak kata yang ku tahan di dalam otak. Tapi, pepatah mengatakan, “Diam memang emas, tapi jika berbicara adalah mutiara, mau sampai kapan tetap diam saja?”

Sepertinya, judul yang lebih tepat untuk tulisan ini adalah: Dari Anak SMA, untuk Anak SMA

Ya. Karena kali ini aku ingin menyampaikan sesuatu khusus buat teman-teman seperjuangan. Teman-teman yang akan menjadi rekanku memajukan bangsa ini. Teman-teman yang akan menjadi rekanku memimpin Indonesia di masa depan. Insya Allah…

***

Hai, sobat! Selamat malam. Sudah mendengar berita korupsi yang terus muncul seakan tak ada habisnya? Bagaimana dengan berita pengeboman di sana sini dan kasus asusila? Kasus pengedaran narkoba yang semakin menjadi-jadi? Atau gosip selebriti yang kadang tidak penting, kadang tidak berguna?

Pernahkah kalian terpikir, mengapa kejahatan terus merajalela?

Baiklah, mari lihat jawaban versiku:

  1. Karena begitu banyak orang baik yang mendiamkan
  2. Karena begitu banyak orang cerdas yang tidak rasional

Sebelum ku lanjutkan, mungkin banyak yang berpikir jawaban ku ini kurang tepat. Berhubung ini bukan ujian nasional, tidak masalah, ya. Hahaha.

Berikut sedikit penjelasannya:
Kenapa banyak orang baik yang mendiamkan jadi masalah? Sederhananya begini. Kamu sedang ujian di kelas dan sebagian besar teman-temanmu bermain curang (baca: mencontek). Sedangkan di sisi lain guru yang mengawas cuma diam saja seakan-akan tidak terjadi apa-apa. Ya, mungkin kamu berpikir mencontek hanya masalah kecil yang dibesar-besarkan. Tapi, menurutku, integritas itu penting sekali. Walau sekadar mencontek, bukan menilap miliyaran duit rakyat, yang namanya salah ya tetap salah. Well, semua perkara besar dimulai dari yang kecil, kan?

Satu lagi. Ini menurut pengalaman pribadi. Banyak orang di sekitarku yang pintar, jago matematika, fisika, dll, tapi tidak rasional. Maksudnya? Seperti percaya pada postingan OA line yang menghubungkan sifat manusia sama golongan darah, yang mana jelas-jelas tidak ada hubungannya. Contoh lain, ada juga yang mudah sekali terpancing emosi sama isu negatif yang tersebar. Padahal, kan, belum tentu benar. Hoax everywhere, dude.

Jadi… Akan maukah kita kejahatan terus bertumbuh hingga menumpuk di kala kita jadi pemimpin bangsa ini, sobat? Akan maukah kita terus dibubuhi berita negatif setiap hari?

TIDAK.

Dengan tegas aku menolak. Dengan tegas ku katakan aku membenci kejahatan di sekitar kita. Seakan kita semua patung yang tidak tahu perbuatan jahat mereka. Seakan kita semua balita yang bisa dikelabui begitu saja. Sekali lagi, dengan tegas aku menolak dibodohi kejahatan! Dan dengan tegas, aku meminta kalian semua ikut menolak.

Maka dari itu, mari kita sama-sama belajar dengan baik, sekolah tinggi-tinggi biar bisa memajukan negeri ini. Mari kita sama-sama rajin beribadah, biar tahu mana benar mana salah, biar tidak mementingkan ego semata. Mari kita berjuang bersama, kita bangkitkan yang katanya “Macam Asia yang Tertidur” ini.

Kita tunjukkan pada para kriminal di penjara kalau calon pemimpin masa depan bangsa ini bukan anak muda yang apatis, melainkan berjiwa patriotis! Kita tunjukkan pada para oknum yang menginginkan disintegrasi bangsa, kalau kita tidak gampang terpancing pada niat buruk mereka! Tidak gampang bercerai berai! Karena kita satu, INDONESIA.

Mari, kita buat bangga para pahlawan di surga dan buat tenang para orang tua untuk melepaskan amanah pada kita semua. Kita, anak muda yang kreatif. Kita, anak muda yang berpendidikan tinggi. Kita, anak muda yang berwawasan luas. Kita, anak muda yang peduli sekitar. Kita, anak muda yang dapat dibanggakan!

Advertisements

2 thoughts on “Suara Anak SMA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s